Langsung ke konten utama

REBUTAN MAINAN

Indah bukan masa-masa kita diwaktu kecil ? masa masa dimana kita sangat Bahagia… tidak seperti sekarang yang mungkin terbebani cicilan dan lainnya. Sewaktu kecil kita mempunyai sebuah mainan yang sangat kita cintai, apabila mainan tersebut hilang,rusak, kita sangat sedih sekali bukan ? atau Ketika kita saling berebut mainan dengan Kakak dan Adik kita yang mungkin membuat kita jengkel.

INILAH KADRUN SEJATI



Salah satu dari sekian banyak kebiasaan masyarakat negara +62, yaitu suka atau senang memberikan sematan, julukan, ejekan kepada satu dan lainnya. Seperti istilah Cebong, Kampret, yang kemarin sempat menghangatkan media social saat Pilpres. Baru baru ini ada lagi istilah “Kadrun (Kadal Gurun)”.
Istilah ini biasa dipakai orang orang Kafir atau dari kalangan Munafikin yang Benci terhadap Islam. Mereka ketika melihat sosok yang menjalankan Sunnah seperti Berjenggot, Bercadar, dan Tidak Isbal (Cingkrang) lantas mereka namakan Kadrun (Kadal Gurun) yang mereka katakan “ente ke arab-araban, mending ente pergi ke arab aje sono”
Mari kita lihat, siapa yang pantas disematkan istilah “Kadrun” ini, apakah orang yang menjalankan Sunnah Nabi Shallallahu’alaihiwassalam ataukah orang orang yang menyelisihi Sunnah beliau, orang-orang yang mengikuti kebiasaan, adat istiadat dan budaya orang-orang kafir?
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ كاَنَ قَبْلَكُمْ شِبْراً بِشِبْرٍ وذِرَاعاً بِذِرَاعٍ, حَتَّى لَوْ سَلَكُوْا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوْهُ. قُلْنَا: يَارَسُوْلَ اللهِ, الْيَهُوْدَ وَالنَّصَارَى ؟ قَالَ: فَمَنْ» ؟ . رواه البخاري

Sungguh kalian akan mengikuti sunnah (kebiasaan) orang-orang sebelum kamu, sejengkal-demi sejengkal, sehasta demi sehasta, hingga andaikata mereka masuk ke lubang ‘Dlobb’ (kadal gurun), niscaya kalian akan memasukinya pula.” Kami (para shahabat) berkata: Wahai Rasulullah! (mereka itu) orang-orang Yahudi dan Nashrani?” Beliau bersabda: “Siapa lagi (kalau bukan mereka).” {HR. Bukhari)

So, Rasulullah shallallahu’alaihiwassalam mengatakan orang-orang yang mengikuti Kebiasaan kebiasaan orang Kafir Yahudi dan Nasrani lah yang pantas disematkan “Kadrun”. Maka tidak tepat orang orang yang mengikuti Sunnah Nabi Shallallahu’alaihiwassalam dikatakan Kadrun.
Ente ente yang nge Fans sama orang Kafir, menjadikan mereka Idola, Fans berat, menyukai Lagu-lagu orang Kafir, meniru Lifestyle mereka, Mengikuti gaya berpakaian mereka, mengikuti Cara bermuamalah Mereka, maka Ente lah “Kadrun Sejati”

Purbalingga
21 Juni 2020