Langsung ke konten utama

REBUTAN MAINAN

Indah bukan masa-masa kita diwaktu kecil ? masa masa dimana kita sangat Bahagia… tidak seperti sekarang yang mungkin terbebani cicilan dan lainnya. Sewaktu kecil kita mempunyai sebuah mainan yang sangat kita cintai, apabila mainan tersebut hilang,rusak, kita sangat sedih sekali bukan ? atau Ketika kita saling berebut mainan dengan Kakak dan Adik kita yang mungkin membuat kita jengkel.

WITING TRESNO JALARAN SOKO KULINO


“Witing Tresno Jalaran Soko Kulino”
Ya, Merupakan salah satu Pitutur Luhur Jawa yang mungkin sudah banyak orang yang tidak tahu atau melupakannya. Toh kalaupun tahu tapi tidak mengamalkan. Adapun artinya yaitu “Cinta itu Tumbuh karena Terbiasa”.

Mengapa ada istilah seperti ini ? Para leluhur kita pada dasarnya apabila Ketika hendak menikah maka biasanya DiJodohkan / si wali perempuan mencarikan pasangan untuk anak Perempuannya / saudari perempuannya, mencarikan laki laki yang baik Akhlaqnya dan Agamanya. Para pembaca pernah mendengar istilah anak Pingit kan ? ya begitulah kurang lebih. Dan ini Subhanallah sesuai dengan Syariat Islam. Tidak seperti sekarang, banyak dari kalangan kalangan Pemuda-pemudi menempuh Jalan-jalan yang di Haramkan oleh Allah Azza Wa Jalla yaitu dengan Pacaran, Zina, atau yang semisal dengannya. Wal’iya dzubillah.
Apa alasan mereka melakukan pacaran ?
Diantara alasan Klasik mereka 
”kalau kita tidak pacaran bagaimana kita mengetahui pasangan kita ? Bagaimana kita bisa Mencintai pasangan kita ?“
Subhanallah padahal leluhur kita yang pernikahannya dijodohkan, Maa syaa Allah Berkah dan Langgeng karna memegang Teguh Pitutur Luhur yang satu ini. Yaitu dengan sering bertemu, terbiasa Bersama, terbiasa berinteraksi maka akan tumbuhlah benih-benih cinta itu….
Karna Sejatinya Allahlah yang akan menumbuhkan Rasa Cinta itu.
وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya Dia menciptakan untuk kalian pasangan-pasangan dari diri-diri kalian agar kalian merasa tenang kepadanya dan Dia menjadikan di antara kalian rasa cinta dan kasih saying. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.  (ar-Rum: 21)
Ya begitulah, Pitutur Luhur ini masih sangat relevan dengan zaman dan akan selalu relevan dengan setiap Zaman karna Syariat Islam juga mengatur hal demikian.
Pesan Penulis kepada para pembaca, Jauhilah Pacaran. karna hal itu merupakan Gerbang menuju Perzinaan.
وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk” [Al-Isrâ`/17:32]
Pegang teguhlah ayat ini dan yakinlah sepenuh hati
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik( pula)”. [An-Nûr/24:26]

Semoga yang sedikit ini bermanfaat buat kami dan sebagai tambahan Amal, dan Pembaca sebagai tambahan Ilmu dan Amal.
Wabillahi taufiq
Selepas Shubuh, 9 Ramadhan 1441 H / 2 Mei 2020
Penulis : Muhamad Nauval Wicaksono