Langsung ke konten utama

REBUTAN MAINAN

Indah bukan masa-masa kita diwaktu kecil ? masa masa dimana kita sangat Bahagia… tidak seperti sekarang yang mungkin terbebani cicilan dan lainnya. Sewaktu kecil kita mempunyai sebuah mainan yang sangat kita cintai, apabila mainan tersebut hilang,rusak, kita sangat sedih sekali bukan ? atau Ketika kita saling berebut mainan dengan Kakak dan Adik kita yang mungkin membuat kita jengkel.

SYARAH AQIDAH SALAF WA ASHABUL HADITS (5) Lafdziyah = Jahmiyah (1)



- Imam Ibnu Khuzaimah mengatakan bahwa Al-Quran adalah Kalamullah bukan Makhluk. Dan barang siapa yang mengatakan Al-Quran Makhluk maka dia Kafir. Konsekwesinya adalah ia tidak diterima persaksiannya, tidak dijenguk Ketika sakit, tidak di Shalatkan apabila mati, dan tidak dikuburkan di pekuburan kaum muslimin,
dan diminta Taubat 3 Hari, apabila tidak bertaubat maka di Penggal Kepalanya karna dianggap Murtad.
- Perlu digaris bawahi bahwa maksud Ibnu Khuzaimah adalah orang-orang yang telah ditegakkan Hujjah kepadanya tetapi dia tetap mengatakan Al-Quran adalah Makhluk maka dia telah Kafir.
- Syaikh Robi menjelaskan bahwa ini yang dikatakan Peringatan secara Umum, Adapun untuk mengatakan secara Ta’yin si Fulan Kafir maka ini perlu Iqomatul Hujjah / perlu menerangkan Hujjah. Adapun orang yang Taqlid dalam keadaan bodoh ikut ikutan maka tidak kita kafirkan namun cukup dikatakan mubtadi’ atau sesat.  Ahlussunnah sangat berhati-hati dalam Pengkafiran.
- Seperti Imam Ahmad yang tidak mengkafirkan Khalifah Al Ma’mun beserta orang-orang yang mencambuknya bahkan beliau berdoa kepada Allah untuk memintakan ampun untuk mereka, memaafkan mereka, namun mengkafirkan para tokoh2 mereka tokoh-tokoh Mu’tazilah, setan-setan mereka.
- Diucapkan tentang kafirnya mereka adalah secara Umum, tidak secara Ta’yin. Adapun secara ta’yin harus dengan Rincian. Rinciannya adalah tidak dikafirkan kecuali orang-orang yang telah tegak hujjah kepadanya. Karna Ahlus sunnah bukanlah Khawarij yang menjadi tukang vonis Kafir.
- Lafdziyah yaitu orang orang yang mengatakan lafadz saya Ketika membaca Quran adalah Makhluk. Mereka mengucapkan seperti itu karna mereka tidak yakin Bahwa Al-Quran Kalamullah. Mereka ini sama dengan Jahmiyah yang mengatakan Al-Quran adalah Makhluk.
- Ketahuilah bahwasannya Al-Quran yang dihafal didada-dada kita, yang dibaca oleh lidah-lidah kita, yang tertulis di mushaf mushaf kita  adalah Kalamullah bukan Makhluk.
- Siapa yang berkata lafadzku Ketika membaca Al-Quran adalah Makhluk maka dia Kufur kepada Allah Al-Adzhim.
Disore Hari, Purbalingga, Jawa Tengah
14 Ramadhan 1441 H / 07 Mei 2020
Nauval