Langsung ke konten utama

REBUTAN MAINAN

Indah bukan masa-masa kita diwaktu kecil ? masa masa dimana kita sangat Bahagia… tidak seperti sekarang yang mungkin terbebani cicilan dan lainnya. Sewaktu kecil kita mempunyai sebuah mainan yang sangat kita cintai, apabila mainan tersebut hilang,rusak, kita sangat sedih sekali bukan ? atau Ketika kita saling berebut mainan dengan Kakak dan Adik kita yang mungkin membuat kita jengkel.

SYARAH AQIDAH SALAF WA ASHABUL HADITS (1) MUQODDIMAH


FAIDAH KAJIAN
Risalah Pembahasan Aqidahnya Para Salafush Shalih 
atau tentang keyakinan Ahlus Sunnah wa Ashabul Hadits

Kitab ini ditulis oleh Al Imam Abu Utsman Ismail Ash Shabuni Rahimahullah, seorang Alim Ulama Ahlul Hadits yang dijuluki Pedang Sunnah dan Ular bagi Ahlul Bid’ah.
Beliau digambarkan sebagai Imam, Syaikhul Islam, Khotib, Al Mufassir, Wa Ahli Hadits, Penasihat, Orang yang Satu-satunya pada Zamannya. Menasihati selam 7 tahun di Masjid-masjid Kaum Muslimin. Guru beliau Imam Abu Abdillah Al Hakim An Nisaburi Penulis Kitab Al Mustadrak Shahihain, dan salah satu gurunya ialah Abu Thohir cucu dari Imam Ibnu Khuzaimah rahimahmullah. Beliau menyampaikan ilmu dengan Taslim, Imlaq, Tadzkir memperingatkan, sehingga manusia banyak mendapatkan Faidah dari beliau.
Para Alim ulama yang mengambil Ilmu kepada Beliau sangat banyak dari berbagai Negeri-negeri Kaum Muslimin. Sehingga wajar beliau dikatakan Al-Faqih.
Pujian Kepada Beliau, diantaranya :
Imam Abu Bakar Al-Baihaqi :
“Sesungguhnya dia Beliau ini Imamnya Kaum Muslimin sebenar benarnya. Syaikhul Islam”, semua kaum muslimin mengakui kemuliaan beliau.
Ketika dalam perjalanan, ada beberapa Ikhwah bertanya kepada beliau tentang Ushul / Prinsip-prinsip Agama yang dipegang Imam-imam terdahuu. Ini menunjukkan kepedulian para Ulama dalam menjelaskan perkara Ushul dalam Agama ini, seperti halnya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah yang dipenjara dibawah Tanah, Para Muridnya bertanya kepada beliau sedangkan beliau tidak tampak wajahnya karna dibawah tanah,
“namun itulah Ilmu para Ulama akan tetap ada
walau Wujud mereka ada ataupun tidak ada”
.Para ikhwah bertanya tentang apa yang ulama terdahulu ajarkan, apa yang mereka ajak dan apa-apa yang mereka larang serta apa yang mereka Wala dan Baro kan. Kesimpulannya mereka meminta Prinsip-Prinsip dasar sebagai Tonggak yang apabila menyelisihi Prinsip para Salafush Shalih.
Manhaj Salaf adalah Madzah sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan para pengikut mereka dari Kalangan Ulama yang dikenal ke Ilmuannya dan Kesholehannya, bukan dengan julukan julukan orang yang dijuluki dengan penyimpangan apakah itu dijuluki dengan Khawarij (pemberontak), atau rofidhoh, Qodariyah, Murji’ah, atau Jabbariyah,atau Mu’tazilah, Jahmiyah,dan yang semacam dengan mereka. Beliau memulai Prinsip Pertama, yaitu dengan Prinsip Tauhid,
Ashabul Hadits adalah orang yang mengikuti kitabullah dan Sunnah nabi Shallallahu’alaihiwassalam
Keutamaan Ashabul Hadits :
-. Standar yang paling ringan Ahlul Hadits yaitu cinta dan senang dengan Hadits mereka mencintai Al-quran dan Hadits.

Demikian yang dapat penulis Share.
 Semoga Allah membalas kebaikan kepada para Asatidz yang sudah memberikan faidah-faidah luarbiasa.
Apabila ada kekurangan dari tulisan penulis, semata-mata itu kesalahan penulis.
Allah azza Wa jalla terbebas dari kesalahan tersebut,
Semoga bermanfaat buat kami dan sebagai tambahan Amal, dan Pembaca sebagai tambahan Ilmu dan Amal.
Semoga Penulis diberikan ke Istiqomahan dalam membuat Faidah-faidah dari Kajian
Wabillahi taufiq

Menjelang berbuka, 10 Ramadhan 1441 H / 03 Mei 2020
Penulis : Muhamad Nauval Wicaksono