Langsung ke konten utama

REBUTAN MAINAN

Indah bukan masa-masa kita diwaktu kecil ? masa masa dimana kita sangat Bahagia… tidak seperti sekarang yang mungkin terbebani cicilan dan lainnya. Sewaktu kecil kita mempunyai sebuah mainan yang sangat kita cintai, apabila mainan tersebut hilang,rusak, kita sangat sedih sekali bukan ? atau Ketika kita saling berebut mainan dengan Kakak dan Adik kita yang mungkin membuat kita jengkel.

REBUTAN MAINAN

 

Indah bukan masa-masa kita diwaktu kecil ? masa masa dimana kita sangat Bahagia… tidak seperti sekarang yang mungkin terbebani cicilan dan lainnya. Sewaktu kecil kita mempunyai sebuah mainan yang sangat kita cintai, apabila mainan tersebut hilang,rusak, kita sangat sedih sekali bukan ? atau Ketika kita saling berebut mainan dengan Kakak dan Adik kita yang mungkin membuat kita jengkel.

Ketika sudah besar, apakah sikap kita masih sama seperti waktu kecil ketika kita kehilangan sebuah mainan Mobil-mobilan ? atau kita melihat anak kita saling rebut rebutan mainan dengan kakak adiknya. Tentu tidak. Bahkan mungkin kita akan mengatakan “owalah nak, gitu aja kok ya nangis, gitu saja kok ya rebut rebutan”.
Mengapa ? karna kita sudah dewasa. Cara berfikir orang dewasa sudah lebih matang, Pertambahan usia itu menambah kedewasaan cara berfikir seseorang.
Sama seperti halnya dengan Dunia. Dunia itu Mainan, Allah subhanahuwata’ala dalam surah Al-An’am ayat 32 ngendiko :
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”
Orang semakin bertambah Imannya maka seharusnya kedewasaan dia berfikir tentang Dunia juga harus bertambah. Semakin bertaqwa seseorang, maka dia semakin menganggap remeh Dunia seperti halnya Orang Dewasa yang menganggap remeh mainan milik Anak-anaknya.
Tak perlu risau atau sedih berlebihan Ketika kehilangan dari satu sisi kehidupan Dunianya, atau bahkan saling Rebutan. Ketika Dunia adalah sebuah Mainan, maka ada kehidupan selanjutnya yang kehidupan itu Merupakan Kehidupan yang Serius. Ya benar, kehidupan Tersebut adalah Kehidupan Akhirat. Kehidupan yang Kekal dan Abadi …
Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan mencerahkan kita semua


Salam Hangat, 19 Ramadhan 1441 H / 11 Mei 2020
Nauval