Langsung ke konten utama

REBUTAN MAINAN

Indah bukan masa-masa kita diwaktu kecil ? masa masa dimana kita sangat Bahagia… tidak seperti sekarang yang mungkin terbebani cicilan dan lainnya. Sewaktu kecil kita mempunyai sebuah mainan yang sangat kita cintai, apabila mainan tersebut hilang,rusak, kita sangat sedih sekali bukan ? atau Ketika kita saling berebut mainan dengan Kakak dan Adik kita yang mungkin membuat kita jengkel.

NRIMO ING PANDUM



Kira-kira begitulah judul yang tepat untuk postingan kali ini. Penulis ingin bercerita sedikit, yang Subhanallah semoga bisa diambil Ibroh Pelajarannya.
Di kantor Penulis, ada seseorang yang biasa berjualan Remote TV. Dia biasa menawarkan remotenya ke Kantor-kantor. Perlu diketahui Remote bukanlah suatu barang Primer yang harus dimiliki setiap orang setiap harinya,
Mungkin bisa saja hari ini atau dalam beberapa hari kedepan tidak ada yang beli, karna memang toh kalau dibeli Remote bisa digunakan dalam waktu jangka panjang yang bisa digunakan bertahun-tahun. 
Penulis mulai berfikir Subhanallah, ini orang yang setiap harinya cuman jualan Remote TV masih bisa hidup, yang tidak setiap harinya mungkin laku Remote yang dijualnya.
Maa syaa Allah, benarlah sabda Nabi Muhammad Shallallahu’alahiwassalam
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً
“Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.”
R. Ahmad (1/30), Tirmidzi no. 2344, Ibnu Majah no. 4164, dan Ibnu Hibban no. 402. Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash Shohihah no.310 mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Muqbil Al Wadi’i dalam Shohih Al Musnad no. 994 mengatakan bahwa hadits ini hasan.

Dan hendaknya kita memang melihat yang dibawah kita dalam hal Rizki yang Allah berikan, Karna hal itu lebih menjaga Agar kita tidak menganggap Remeh Rizki yang telah Allah berikan kepada kita
Nabi kita yang mulia shallallahu ‘alaihi wasallam :
إِذَا نَظَرَ أَحَدُكُمْ إِلَى مَنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ فِي الْمَالِ وَالْخَلْقِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْهُ مِمَّنْ فُضِّلَ عَلَيْهِ
“Jika salah seorang dari kalian melihat orang yang lebih unggul dalam harta dan tubuh maka hendaknya ia melihat kepada orang yang di bawahnya dari orang yang ia lebih unggul darinya” (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Sejatinya Rizki terbesar yang allah berikan kepada kita yaitu kalimat لا إله إلا الله
Semoga yang sedikit ini Bermanfaat untuk kita semua, Menjadikan kita memiliki pribadi yang Qona’ah dan Ber husnudzon (berprasangka baik) kepada Allah.
“Karna memang yang terpenting bukan bagaimana cara kita memperbaiki “Ekonomi” umat ini, tetapi Konsep bagaimana cara agar kita senantiasa Bersyukur dengan Rizki yang Allah berikan. Apabila diberikan Rizki berlebih maka hendaknya Bersyukur, dan apabila Kurang maka Bersabar dan Berhusnuzon kepada Allah Subhanahu wata’ala”.
وَارْضَ بِمَا قَسَمَ اللهُ لَكَ تَكُنْ أَغْنَى النَّاسِ
"Ridholah dengan apa yang Allah bagikan untukmu maka engkau akan menjadi yang terkaya" (HR. AT-Timidzi)

Admin
@Kos-Kosan, 8 Ramadhan 1441 H
30 April 2020 M